Di Kota Valdo-Pania, teknologi bukan lagi sekadar alat pembantu, melainkan penentu kebenaran. Puncaknya terjadi ketika …
Baca SelengkapnyaKategori: FIKSI
September
Selamat pagi, lelaki kebanggaanku. Di antara rintik hujan pagi ini, namamu selalu jadi doa yang …
Baca SelengkapnyaTanya di Ujung Fajar
Aku cemburu pada mata itu,yang mencuri tatapmu di awal fajar,saat kantukmu belum genap memudar. Aku …
Baca SelengkapnyaKLAK-KLIK-TAK!
(KLAK-KLIK-TAK!)Staples menembak angin.Bibir kubikel mengunyah spion.Kopi hitam seduhan oli rem.Memburu jelaga knalpot printer. (SREEEET… WUUUSH!)Kabar …
Baca SelengkapnyaKACAU
Kacau Ubanmu menyengat. Unyu-unyu uban mu menggelitik. Sapi terbang rendah. Gigi palsu melompat. Mengejar awan …
Baca SelengkapnyaKok Bisa Aku Secinta Itu Denganmu
Kok bisa…Hatiku yang keras seperti kalender tua,melunak hanya oleh caramu memanggilku,seolah dunia tak pernah setua …
Baca SelengkapnyaKOTAK MASUK
Malam ini, tepat jam 12, ponselku bergetar. Ada pesan dari nomor Baska. Jantungku berdegup kencang …
Baca SelengkapnyaLangkah
Kita melangkah di bawah langit yang sama, tetapi mendiami semesta yang berbeda. Aku tahu kamu …
Baca SelengkapnyaMenggantung Hari Esok di Langit Kamar
Mas Daeng, Lucu sekali. Malam ini adik ingin buru-buru melipat waktu dan segera tidur. Bukan …
Baca SelengkapnyaRumah Kaca
Di bawah langit kamar yang hangat, saat aku merapat dan mencari lenganmu, aku hanya ingin …
Baca Selengkapnya