Aku selalu mengira, ketukan jemariku pada layar ponseladalah rintik hujan yang kaudoakan untuk menyiram kemarau …
Baca SelengkapnyaBulan: Mei 2026
Capung Peradaban Lain Menonton Kita
Kabut tipis masih menggantung di atas pucuk-pucuk daun padi yang mulai merunduk. Butiran embun berkilau …
Baca SelengkapnyaJANGAN DI SENTUH!
[1/18] Tanganku gemeteran parah. Aku ngetik ini pakai satu tangan di dalam pipa pembuangan limbah …
Baca SelengkapnyaRintik yang Gagal ke Laut
Apalah kita,selain sepasang sunyiyang gagal bermuara,seperti rintik hujan yang jatuhpada tanah yang salah. Mungkin takdir …
Baca SelengkapnyaTragedi Burung Pak Bambang
Di Kota Valdo-Pania, teknologi bukan lagi sekadar alat pembantu, melainkan penentu kebenaran. Puncaknya terjadi ketika …
Baca SelengkapnyaSeptember
Selamat pagi, lelaki kebanggaanku. Di antara rintik hujan pagi ini, namamu selalu jadi doa yang …
Baca Selengkapnya“Namanya Juga Anak-anak”
Ya ampun, lumayan kesel memang, kalau mendengar kalimat sakti ini: “Namanya juga anak-anak.” Sebuah kalimat …
Baca SelengkapnyaTanya di Ujung Fajar
Aku cemburu pada mata itu,yang mencuri tatapmu di awal fajar,saat kantukmu belum genap memudar. Aku …
Baca SelengkapnyaKLAK-KLIK-TAK!
(KLAK-KLIK-TAK!)Staples menembak angin.Bibir kubikel mengunyah spion.Kopi hitam seduhan oli rem.Memburu jelaga knalpot printer. (SREEEET… WUUUSH!)Kabar …
Baca SelengkapnyaKACAU
Kacau Ubanmu menyengat. Unyu-unyu uban mu menggelitik. Sapi terbang rendah. Gigi palsu melompat. Mengejar awan …
Baca Selengkapnya