Krisis terbesar sebagian pelayat kini bukanlah kurang membaca buku, melainkan jebloknya literasi emosional saat bertakziah. …
Baca SelengkapnyaTag: nonfiksi
Heran ya, zaman sekarang koruptor bisa lancar menggarong miliaran rupiah per hari, tapi kaum bapak-bapak kalau disuruh ketik satu kalimat kabar pas LDR susahnya minta ampun!
Minggu lalu, sofa rumah saya jadi saksi bisu waktu seorang sahabat menumpahkan kedongkolannya. Wajahnya kaku, …
Baca SelengkapnyaAmanah yang Kandas
Roda nasib itu memang berputar lebih cepat dari gasing. Tengok saja kalender nasib Pak Dadan …
Baca SelengkapnyaRitual Penulis Pemula
Bagi seorang pemula seperti saya, menekan tombol publish atau post itu rasanya mendebarkan. Mirip seperti …
Baca SelengkapnyaMelawan Candu 15 Detik
Dulu, musuh terbesar guru saat ujian adalah murid yang saling lirik atau sibuk membuat kapal …
Baca Selengkapnya“Namanya Juga Anak-anak”
Ya ampun, lumayan kesel memang, kalau mendengar kalimat sakti ini: “Namanya juga anak-anak.” Sebuah kalimat …
Baca SelengkapnyaGarasi Kosong, Jalanan Penuh
Ga ada angin, ga ada hujan, ujug-ujug seorang teman curhat ingin pindah rumah. Pemicunya sepele …
Baca SelengkapnyaLampu Padam Saat Minat Baca Menyala
Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan mendadak riuh saat saya mendampingi study tour anak-anak SD …
Baca SelengkapnyaCara Saya Menolak Gila Lewat Sepiring Daging
Saya sempat merenung di akhir tahun 2025 lalu. Di tengah gempuran tren video pendek yang …
Baca SelengkapnyaTurut Berduka Cita Cukup Pakai Stiker Patrick Star?
Bagi saya, memperhatikan dinamika obrolan di grup WhatsApp itu sama menariknya dengan membaca buku sejarah. …
Baca Selengkapnya