Saya itu paling gemas kalau dengar kalimat pamungkas ini: “Ah, enggak apa-apa gendut, yang penting …
Baca SelengkapnyaBulan: Mei 2026
Turut Berduka Cita Cukup Pakai Stiker Patrick Star?
Bagi saya, memperhatikan dinamika obrolan di grup WhatsApp itu sama menariknya dengan membaca buku sejarah. …
Baca SelengkapnyaMemotong Senja
Mas Daeng sayang, Kau tahu, Sayang? Orang-orang di luar sana seperti senja di televisi,datangnya cuma …
Baca SelengkapnyaLangit Mu
Mas Daeng sayang, lihatlah orang-orang di luar sana tengah sibuk menampung hujan, Mereka membawa seribu …
Baca SelengkapnyaSemesta
Mas Daeng sayang, Adik sudah menelepon operator semesta,meminta agar esok pagi datang lebih cepat. Sebab …
Baca SelengkapnyaTelaga Sunyi
Aksara, aku pernah keras kepala menetapdi bawah atap yang bocor oleh rintik waktu.Kutampung hujan yang …
Baca SelengkapnyaJangan Pernah Terobsesi dengan Logika Lelaki
[1/7] Aku rasa aku harus menulis ini sekarang sebelum semuanya terlambat. Ini bukan cerita fiksi, …
Baca SelengkapnyaRomantisme Surat Izin Sakit dan Pudarnya Sopan Santun
Zaman saya sekolah dahulu, menjadi murid atau orang tua itu ada rasa “uji nyalinya”. Kalau …
Baca SelengkapnyaHujan yang Percuma
Kota ini tidak pernah berhenti berisik. Klakson kendaraan bersahut-sahutan, saling buru, seolah-olah jalan raya adalah …
Baca SelengkapnyaSenjata Pamungkas Saat Malas
Di kantor, selain hirarki jabatan, ada satu hukum rimba yang tidak tertulis namun lebih sakti …
Baca Selengkapnya