Di tengah ruangan, tubuh ayahnya membujur kaku di atas kasur tanpa dipan. Hanya dibungkus kain …
Baca SelengkapnyaTag: cerpen
Sepasang Bajingan, Seonggok Guling, dan Cinta yang Minta Mati
Malam bajingan. Aku tahu aku bodoh. Jari-jariku sampai memutih karena meremas guling ini terlalu erat, …
Baca SelengkapnyaSepotong Sore yang Mengusirmu Pulang
Jam dinding di kamar ini mati pas jam empat lewat lima belas, tepat saat seekor …
Baca SelengkapnyaSepasang Mata yang Salah Membaca Isyarat di Bawah Temaram Lampu Lima Watt
Lantai semen Pasar Sentral yang kupijak sudah retak-retak, selekas nasib lapak loak kami yang digusur …
Baca SelengkapnyaZombi-Zombi Cilik Beraroma Minyak Telon
“Kamu itu guru, Nad, bukan model runway,” sindir Bu Lastri, menatap sinis dari balik kacamata …
Baca SelengkapnyaSENDIRIAN
Tiga belas sentimeter. Hanya setinggi itu tabung Bright Gas yang ada di dapurku terangkat dari …
Baca SelengkapnyaSerpihan Kayu di Pangkal Lidah
Keran air di kamar mandi kosku punya ritme yang aneh. Tikus. Tikus. Tikus. Bunyinya menyerupai …
Baca SelengkapnyaMas
Sore runtuh terlalu cepat di atas kepala kami. Langit Yogyakarta, atau kota mana saja yang …
Baca SelengkapnyaAntrean Nomor 129
Bajingan! Matahari di atas kantor kelurahan ini rasanya sengaja ditaruh pas satu jengkal di atas …
Baca SelengkapnyaMenyalin Mahakarya
“Hei kamu, iya kamu…”Suara itu hanya bergema di dalam kepalaku, tertahan di ujung lidah setiap …
Baca Selengkapnya