Telaga Sunyi
Aksara, aku pernah keras kepala menetapdi bawah atap yang bocor oleh rintik waktu.Kutampung hujan yang jatuh dari langit berlapis dua,hujan yang dikirim oleh seseorang yang membagi basahnya di ranjang yang…[...]
Read More
Jangan Pernah Terobsesi dengan Logika Lelaki
[1/7] Aku rasa aku harus menulis ini sekarang sebelum semuanya terlambat. Ini bukan cerita fiksi, dan aku tidak butuh validasi kalian. Aku hanya butuh seseorang tahu apa yang terjadi pada…[...]
Read More
Hujan yang Percuma
Kota ini tidak pernah berhenti berisik. Klakson kendaraan bersahut-sahutan, saling buru, seolah-olah jalan raya adalah sepotong waktu yang hampir habis. Langkah kaki orang-orang bergerak cepat di atas trotoar. Mereka terburu-buru…[...]
Read More
Mas Daeng Safar
Di antara denting sendok dan piring yang berkilau, di bawah lampu gantung yang berusaha keras menjadi mewah, kita duduk. Di tempat di mana orang-orang memesan status sosial, lewat daftar menu…[...]
Read More
Peta yang Ditulis di Atas Kertas Basah
Di dalam dada, ada sebuah jam pasir yang retak, namun pasirnya tidak jatuh ke bawah, melainkan meluap hingga ke tenggorokan. Aku berdiri di ambang pintu yang tidak memiliki engsel. Di…[...]
Read More
Sajak Tengah Jalan
Begini kita membangun rumah;tanpa pondasi,tanpa atap yang meneduh. Tak ada pintu yang diketuk di awal waktu,tak ada jendela yang ditutup saat senja meluruh.Kita adalah percakapan yang tak sempat dibuka,namun entah…[...]
Read More
Gelas Kosong yang Memilih Diam
Sejak lama aku belajar bahwa diam bukan berarti kalah. Diam adalah cara terbaik untuk menjaga apa yang tersisa dari harga diriku. Lelaki itu, lelaki yang kubanggakan, dan kuberikan seluruh hatiku…[...]
Read More
Jangan Jadi Anomali
Aku selalu percaya hidup adalah soal manajemen ekspektasi, seperti menyeduh kopi yang tak boleh terlalu lama terkena air mendidih. Namun, akhir-akhir ini, semesta seolah sedang mengalami gangguan transmisi. Tadi siang,…[...]
Read More