“Hei kamu, iya kamu…”Suara itu hanya bergema di dalam kepalaku, tertahan di ujung lidah setiap …
Baca SelengkapnyaBulan: Juli 2026
Epistolar Wanita Tamak
Di hadapan selembar kertas yang masih putih bersih ini, kuletakkan penaku dengan tangan yang gemetar. …
Baca SelengkapnyaBapak
Laki-laki itu tidak memukulku. Dia cuma bicara. Tapi caranya bicara membuat kepalaku berisik dan dadaku …
Baca SelengkapnyaTersesat dengan Gagah
Gerimis baru saja membasuh aspal Jalan Jaksa. Aku menyulut kretek ketiga. Di depanku, secangkir kopi …
Baca SelengkapnyaSepasang Sepatu Mas Udhin
Sabtu pagi kami jarang dibuka dengan obrolan santai di teras atau sesapan kopi hangat yang …
Baca Selengkapnya