13 Juli 2026

Serpihan Kayu di Pangkal Lidah

Keran air di kamar mandi kosku punya ritme yang aneh. Tikus. Tikus. Tikus. Bunyinya menyerupai detak jantung orang yang sedang menunggu ajal di bangsal puskesmas, atau mungkin ketukan sepatu pantofel…[...]

Read More
10 Juli 2026

Pelanggan

Sebenarnya, klise sekali. Aku hanya sedang melihat-lihat galeri lama, lalu ada fotomu menjemput wanita itu. Seseorang yang waktu itu kau perkenalkan dengan begitu fasih sebagai rekan kerja, kerabat lama, atau…[...]

Read More
6 Juli 2026

Mas

Sore runtuh terlalu cepat di atas kepala kami. Langit Yogyakarta, atau kota mana saja yang sedang dikutuk rindu, pekat seketika, menyisakan sepicing warna saga yang megap-megap di ufuk barat. Lalu…[...]

Read More
6 Juli 2026

Antrean Nomor 129

Bajingan! Matahari di atas kantor kelurahan ini rasanya sengaja ditaruh pas satu jengkal di atas kepala, khusus untuk menyiksa orang-orang miskin seperti kami. Baju dasterku sudah basah kuyup di bagian…[...]

Read More
5 Juli 2026

Menyalin Mahakarya

"Hei kamu, iya kamu..."Suara itu hanya bergema di dalam kepalaku, tertahan di ujung lidah setiap kali sosoknya melintas di koridor perpustakaan yang sepi. Lelaki itu tidak berjalan; ia seolah meluncur,…[...]

Read More
5 Juli 2026

Epistolar Wanita Tamak

Di hadapan selembar kertas yang masih putih bersih ini, kuletakkan penaku dengan tangan yang gemetar. Malam telah sepuh, angin gunung berembus dingin menembus kisi-kisi jendela, namun panas di dalam dadaku…[...]

Read More
4 Juli 2026

Bapak

Laki-laki itu tidak memukulku. Dia cuma bicara. Tapi caranya bicara membuat kepalaku berisik dan dadaku sesak. Sore itu, tanpa satu pun memar di tubuh, kata-katanya sukses membuatku merasa tidak ada…[...]

Read More
4 Juli 2026

Tersesat dengan Gagah

Gerimis baru saja membasuh aspal Jalan Jaksa. Aku menyulut kretek ketiga. Di depanku, secangkir kopi hitam yang dingin dikerubuti dua ekor semut mati. Aku menatap jalanan. Memantulkan lampu neon hotel…[...]

Read More
4 Juli 2026

Sepasang Sepatu Mas Udhin

Sabtu pagi kami jarang dibuka dengan obrolan santai di teras atau sesapan kopi hangat yang tenang. Alih-alih aroma arabika, bau menyengat lem kuning dari luar pintu selalu lebih dulu menyergap…[...]

Read More