Hanya Senja

Lihat, bukankah itu hanya senja?

Jingganya pelan-pelan menyalin hangat sore itu.
Saat duniamu merunduk lembut di jemariku,
ada sesuatu yang magis sedang terjadi—

sesuatu yang sederhana,
namun menetap lama sekali di kepala.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *