Malam ini, tepat jam 12, ponselku bergetar. Ada pesan dari nomor Baska. Jantungku berdegup kencang saat membukanya.
Bukan kata rindu, melainkan sebaris kode biner panjang. Di bawahnya, tertulis sebuah kalimat:
“Pesan yang kamu ketik tiap malam bukan untuk menyatukan kita, tapi untuk menghapus jiwamu. Terima kasih sudah meminjamkan tubuhmu.”
Tiba-tiba, kepalaku terasa kosong. Jari-jariku bergerak sendiri di atas layar ponsel, mengetik balasan otomatis tanpa bisa kukendalikan. Bersamaan dengan itu, dari balik pintu lemari kamarku yang terkunci dari luar, terdengar suara bisikan familiar yang sangat kurindukan:
“Proses selesai, Sayang. Tolong buka pintunya.”
Bantu Baska…
Gunakan kode dengan hati-hati. 📲