Kamu Adalah Guru Terbaik

Senja itu, seperti biasa, tidak pernah meminta maaf karena telah menenggelamkan matahari. Ia hanya berlalu, meninggalkan warna merah yang perlahan membusuk menjadi malam.

Di sudut beranda yang bising oleh suara knalpot dan gonggongan anjing tetangga, aku menyadari satu hal: kamu adalah guru terbaik untuk urusan mematahkan hati.

Dari caramu mengabaikan pesan singkatku, aku belajar menjadi manusia paling tidak penting. Jenis manusia yang kalau berjalan di trotoar, tidak akan membuat orang menoleh. Jenis manusia yang keberadaannya hanya seperti angka nol di belakang koma; ada, tapi tidak mengubah nilai apa-apa.

Kamu mengajariku dengan sangat sabar.

Ketika cemburuku datang, kamu tidak marah. Kamu hanya memandangku seperti melihat lalat yang mengganggu piring makanmu. Cemburu itu, yang bagi orang lain mungkin adalah bumbu, di matamu hanyalah sampah yang harus segera disapu. Aku akhirnya belajar memakan cemburuku sendiri, mengunyahnya pelan-pelan sampai tenggorokanku kering.

“Kamu berisik,” katamu suatu hari, ketika aku hanya ingin memastikan kamu sudah makan atau belum.

Maka, perhatianku resmi berubah menjadi polusi di kamarmu. Aku belajar menahan tangan agar tidak mengetik apa-apa. Aku belajar meyakinkan diri bahwa menyayangimu berarti harus berpura-pura mati.

Lalu rindu itu datang lagi. Rindu yang bebal, yang tidak tahu diri, yang mengetuk pintumu malam-malam lewat sebuah panggilan telepon yang tidak pernah kamu angkat. Esoknya, rindu itu pulang dengan memar-memar di sekujur tubuh, setelah kamu memakinya sebagai sesuatu yang kekanak-kanakan dan tidak tahu waktu.

Begitulah aku di matamu. Sebuah catatan kaki yang terlalu panjang pada sebuah buku yang sebenarnya sudah selesai kamu baca. Sebuah gangguan kecil di sela-sela kesibukanmu yang agung.

Aku tidak tahu sampai kapan kelas ini akan berlangsung. Tapi hari ini, aku lulus untuk satu pelajaran: mencintaimu ternyata adalah cara paling bajingan untuk menghabisi diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *