
Sayang, lihat!
Malam ini, empat belas September dua ribu dua puluh enam,
Bulan dan Venus sedang asyik bermesraan,
membuat Adikmu ini cemburu setengah mati.
Bisa-bisanya langit seromantis itu, sementara aku di sini merana sendirian!
Lalu, mengapa kita yang tinggal di satu bumi yang sama,
menghirup udara yang sama, malah susah minta ampun untuk bertemu?
Mas yakin tidak mau memegang kompas lebih erat?
Berjuang sedikit lebih keras, seperti Bulan malam ini?
Ayolah, walau badai atau apa pun itu, terjang saja, yang penting kita bisa segera berdua.
Sebab rindu ini sudah membuncah ke mana-mana, tidak bisa diajak kompromi lagi!
Jarak itu hapus saja dari kamusmu, segera lari ke sini!
Hancurkan sekatnya, dan culik aku dalam pelukanmu sekarang juga!
Dekap aku sampai Bulan cemburu pada kita!